Kelebihan TV Digital daripada Analog, Salah Satunya Bisa Dorong Kehadiran Sinyal 5G

redaksiutama.com – Pemerintah mengumumkan bahwa siaran televisi analog akan dihentikan mulai besok, Selasa 2 November 2022.

Pemberhentian siaran televisi (TV) analog ini dilakukan secara bertahap di beberapa wilayah dan tidak sekaligus di seluruh Indonesia.

Pengumuman mengenai pemutusan siaran televisi analog ini telah jauh-jauh hari diberikan oleh pemerintah.

Ada banyak hal yang menjadi pertimbangan mengapa pemerintah melakukan kebijakan ini.

Di samping itu, negara kita sudah cukup tertinggal dibandingkan dengan negara lain dalam migrasi sinyal televisi dari analog ke digital tersebut.

Sudah puluhan tahun lamanya Indonesia menggunakan siaran TV analog. Namun sinyal analog ternyata boros dalam memakai frekuensinya.

Oleh karena itu terjadilah kepadatan spektrum radio, atau yang merupakan jalur sinyal. Padatnya pita frekuensi ini menyebabkan setiap teknologi baru yang muncul di Tanah Air menjadi kesulitan memiliki jalur.

Contohnya yaitu sinyal 5G . Keberadaan sinyal 5G di Indonesia masih sangat terbatas di beberapa kota besar saja.

Perbedaan utama antara kedua jenis sinyal ini terletak pada perbedaan sinyal yang dapat diprosesnya.

TV analog bekerja dengan menggunakan gelombang AM FM, dengan bentuk gelombang naik dan turun.

Sedangkan TV digital bekerja bukan dengan menggunakan gelombang tersebut, melainkan bentuk data yang terdiri dari rangkaian angka 0 dan 1.

Hal inilah yang membuat TV analog tidak akan mengalami gangguan seperti yang biasa terjadi di siaran TV analog tampilan layar yang terdistorsi hingga buram dan seakan banyak semut.

Kedua sinyal ini bisa ditangkap dengan menggunakan antena TV biasa. Namun perbedaannya terletak pada tuner.

Tuner analog hanya dapat menerima sinyal analog saja, sedangkan tuner digital bisa menangkap baik sinyal analog maupun digital. Hal inilah yang jadi salah satu kelebihan yang dimiliki oleh siaran televisi digital.

Adanya kebijakan ini tidak mengharuskan masyarakat untuk berbondong-bondong membeli TV baru, namun cukup dengan membeli perangkat tambahan bernama Set Up Box.

Jika TV analog menggunakan tabung sinar katoda sebagai tampilannya, maka televisi digital menggunakan layar panel datar seperti LCD, plasma, atau LED.

Perangkat televisi digital bisa menampilkan resolusi layar dari 480p atau lebih dikenal sebagai SD dan bahkan hingga 780p atau 1080i/p yang dikenal sebagai HD (High Definition).

HD memungkinkan untuk meningkatkan ukuran perangkat televisi tanpa mengurangi kualitas gambar di layar, sedangkan televisi analog hanya bisa menggunakan resolusi yang standar saja.***

error: Content is protected !!
Exit mobile version