News  

7 Lagu Amigdala yang Bikin Nyesek Berjamaah

Lagu Amigdala yang Bikin Nyesek Berjamaah

Redaksiutama  – Masih ingat dengan lagu Amigdala yang berjudul “Kukira Kau Rumah”? Yap, lagu tersebut sempat meledak di media sosial karena dijadikan sebagai soundtrack film yang diproduseri oleh Prilly Latuconsina dengan judul yang sama.

Selain lagu “Kukira Kau Rumah”, masih banyak lagu-lagu Amigdala yang tidak kalah epic-nya dengan lagu tersebut. Bahkan, liriknya bikin kamu seketika nyesek sejadi-jadinya. Penasaran kan? Langsung aja kita karaokean bareng dengan playlist di bawah ini!

1. Kukira Kau Rumah

Lagu yang viral karena diadaptasi menjadi film layar lebar dengan judul yang sama ini, memiliki cerita sedih yang bisa bikin anak senja nyesek berjamaah. Awalnya, lagu “Kukira Kau Rumah” ditulis dalam bentuk puisi oleh mantan vokalis Amigdala Aya Caina yang kemudian disempurnakan oleh Isa Maula Elfasya, vokalis kedua.

Lirik lagu “Kukira Kau Rumah” ini menceritakan perempuan yang kecewa dengan kekasihnya yang sudah dianggap sebagai rumah, tempat di mana dia bisa berbagi suka dukanya. Namun, ternyata kekasihnya ini sudah mempunyai perempuan lain yang dia jadikan rumahnya.

2. Tuhan Sebut Sia-Sia

Buat kamu yang sedang memperjuangkan hubungan secara sepihak, lagu “Tuhan Sebut Sia-Sia” pasti cocok buat kondisimu. Pasalnya, lirik lagu tersebut menceritakan tentang perjuangan seseorang yang berusaha mati-matian untuk mempertahankan agar hubungannya tidak kandas begitu saja. Namun, sayangnya sang kekasih justru tidak peduli dan malah membuatnya semakin terluka. Yakin masih ingin bertahan? Pikir-pikir dulu deh.

3. Di Ambang Karam

Masih nunggu kepastian dari si doi? Mending kamu dengerin lagu “Di Ambang Karam” dulu deh. Liriknya pasti relate sama kamu yang lagi digantung tanpa kepastian dari doi. Lagu yang berada di track keempat album “Balada Puan” ini berisi pesan untuk jangan terlalu mudah jatuh cinta kepada seseorang karena bisa jadi orang tersebut hanya penasaran denganmu saja. Apalagi saat kamu meminta kepastian dari orang tersebut, dia hanya mengatakan “Jalani dulu aja”. Udah guys, tinggalin aja!

4. Ada yang Lebih Tabah dari Hujan Bulan Juni

Lagi-lagi kamu harus rela dibikin nyesek sama salah satu lagu Amigdala ini. Lagu “Ada yang Lebih Tabah dari Hujan Bulan Juni” ini menceritakan tentang kerinduan seorang perempuan terhadap mantan pasangannya. Melalui liriknya, kita akan dibuat merasakan betapa sakitnya perasaan rindu yang harus ditanggung oleh perempuan, sampai-sampai kita yang mendengar lagu ini juga bisa merasakan rindu yang dipendam oleh perempuan tersebut.

5. Belenggu

Lagu yang mengangkat tema rindu ini sukses menggambarkan bagaimana sesaknya seseorang yang sedang memendam rindunya. Seolah masih belum puas membuat pendengarnya makin galau, Isa, sang pencipta lagu justru memperjelas belenggu rindu tersebut dalam bait terakhirnya yang berbunyi “Di sesak dada, di kering luka, di sisa rindu, atau di ambang pilu.” Hm, makin dibuat sesak aja ya guys.

Baca Juga : Download Lagu 123

6. Balada Puan

Selanjutnya, ada musikalisasi puisi yang menjadi inspirasi terciptanya beberapa lagu Amigdala. Meskipun bukan lagu, tetap tidak ada alasan untuk tidak mendengarnya. Perpaduan antara musik yang slow dan puisi yang bait-baitnya saling melengkapi membuat musikalisasi puisi “Balada Puan” ini sukses menghadirkan kegelisahan-kegelisahan yang sering dihadapi oleh perempuan saat terjebak dalam hubungan yang toxic.

7. Kata Ibu Rindu

Perpaduan antara lirik lagu yang puitis dan musik yang lembut dan merdu, sukses buat kamu yang lagi jauh dari rumah, langsung pingin pulang saat itu juga. Lirik lagu “Kata Ibu Rindu” menceritakan tentang kerinduan seorang anak kepada ibunya. Menariknya, dalam lirik lagu tersebut ungkapan rindu terhadap sosok ibu dianalogikan dengan perumpamaan kuku dan masuk kelas. Penasaran dengan lagunya? Yuk, langsung dengerin “Kata Ibu Rindu” melalui link di atas. Lagu ini dijamin cocok banget buat kalian yang lagi homesick.

error: Content is protected !!
Exit mobile version