Kuota Penonton WSBK Indonesia 2022 Tak Terbatas, Tiket Penjualan Dibuka 11 November 2022

JAKARTA, celebrities.id – Ada perbedaan dalam jumlah kuota tiket WorldSuperbike (WSBK) Indonesia 2022 dibanding tahun lalu. Pada 2021, kuota dibatasi karena Covid-19, tapi untuk tahun ini tiket akan dijual tak terbatas.

Hal itu dikemukakan Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria di konferensi pers launching WSBK 2022 di Gedung Sarinah, Jakarta, Rabu (31/8/2022). Menurutnya, tak ada pembatasan ini guna memfasilitasi masyarakat lebih luas yang rindu menonton ajang balap dunia secara langsung.

“Kita kalau kuota kita tidak ada. Dulu ada karena ada pembatasan karena Covid-19, dengan sudah dibuka gini, jumlah berapanya kita terbuka ya,” ucap Priandhi kepada awak media.

MGPA pun mulai hari ini menjuat tiket presale ajang yang bakal digelar 11 – 13 November 2022 di Sirkuit Mandalika ini. Dalam variasi harga tiket yang dijual, MGPA memberikan bonus gratis menonton di hari pertama Jumat, 11 November 2022 bagi siapapun pembeli tiket harian maupun weekend pass.

Penjualan tiket presale ini akan berlangsung selama 30 hari kedepan terhitung hari ini. Diharapkan dari sini, antusiasme masyarakat semakin tinggi hingga bisa menjual tiket lebih banyak lagi.

“Jumat (11 November 2022) ini kan free practice ya, kita pikir biar lebih seru bagi yang bisa beli tiket (untuk) Sabtu (atau/dan) Minggunya ya, (jadi) Jumatnya kita kasih gratis. Kita akan mulai dari 20 ribu hingga 30 ribu (penonton), apakah kita bisa menjual sebanyak itu, kalau memang bisa, tentu kita bisa jual lebih banyak. Target (awal) kita sampai 30 ribuan lah,” ucap Priandhi.

Hal ini berbeda dibanding penyelenggaraan WSBK 2021 lalu. Di mana panitia hanya menyediakan 25 ribu tiket dari 180 ribu kapasitas Sirkuit Mandalika. Kemudian pada gelaran ajang yang lebih besar yakni MotoGP Indonesia 2021 selanjutnya, kuota dibatasi hingga 60.000 penonton. Artinya, ini pertama kali MGPA bekerjasama dengan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) tak membatasi jumlah kuota penonton.

“Kalau jumlah kursi kita cukup banyak sama dengan MotoGP, yang pasti menurut saya WSBK ini tidak melebihi kapasitas MotoGP, tetap kalau anak motor ultimatenya motor ya MotoGP, mobil ya F1. Jadi kalo pembatasannya berapa gapernah takut kekurangan seat untuk WSBK,” tuturnya.

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra


Artikel ini bersumber dari www.celebrities.id.

error: Content is protected !!
Exit mobile version