Populer Properti, Bekasi Diburu Pencari Rumah hingga Rusun Mahasiswa Stisipol

Jakarta: Beberapa berita di kanal properti Medcom.id menjadi sorotan pembaca. Salah satunya alasan properti di Bekasi banyak diburu hingga rusun mahasiswa Stisipol senilai Rp17,6 miliar.
 
Berikut tiga berita terpopuler properti Medcom.id pada Jumat, 8 Juli 2022:

1. Harga Jadi Alasan Properti di Bekasi Mulai Diburu

Minat membeli rumah di Bekasi melalui daring meningkat di Bekasi. Hal tersebut dapat terlihat dari tren pencarian iklan rumah di kota Bekasi melalui portal properti Lamudi.co.id yang mengalami peningkatan sebesar 18,02 persen pada kuartal I-2022 jika dibandingkan kuartal IV-2021. 
 
Menurut Managing Director Lamudi.co.id Mart Polman, mahalnya harga rumah di Jakarta akhirnya membuat banyak masyarakat yang memilih untuk membeli rumah di kota penyangga, salah satunya di Bekasi.   
 
“Kota Bekasi saat  bisa menjadi opsi menarik untuk mendapatkan rumah dengan harga yang terjangkau,” ujar Mart dalam keterangan tertulis, Jumat, 8 Juli 2022. 
 
Baca selengkapnya di sini

2. Suku Bunga KPR hingga Daya Beli Hambat Kenaikan Sektor Properti

Pandemi covid-19 telah memukul semua sektor, termasuk properti. Meski kondisi sudah berangsur pulih, tapi beberapa sektor masih belu bergairah.
 
Pengamat ekonomi INDEF Agus Herta Sumarto menilai sektor properti yang belum bergairah saat ini disebabkan oleh kondisi ekonomi yang belum benar-benar pulih dari dampak pandemi.
 
“Saat ini konsumen properti menghadapi dua beban sekaligus. Pertama, kenaikan suku bunga KPR dan kedua daya beli yang belum benar-benar pulih. Inilah yang kemudian menjadikan kinerja sektor properti belum bergairah seperti sebelum pandemi,” kata Agus saat dihubungi dikutip dari Antara, Jumat, 8 Juli 2022.
 
Baca selengkapnya di sini

3. Mahasiswa Stisipol Tanjung Pinang Bisa Tinggal di Rusun Senilai Rp17,6 Miliar

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat membangun Rumah Susun (Rusun) untuk mahasiswa Stisipol Raja Haji di Kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau. Adapun anggaran membangun rusun capai Rp17,6 miliar.
 
Rusun mahasiswa dilengkapi dengan berbagai fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi pilihan tempat tinggal bagi para mahasiswa sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
 
“Kami ingin generasi muda Indonesia khususnya mahasiswa bisa belajar tinggal di hunian vertikal yakni di rusun,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto dalam keterangan tertulis, Jumat, 8 Juli 2022.
 
Baca selengkapnya di sini
 

(KIE)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!