Kopda M Diburu, Orang Tua Merantai Anak Ditetapkan Tersangka Penelantaran

Jakarta: Sejumlah peristiwa terjadi sepanjang Sabtu, 23 Juli 2022, dan beberapa di antaranya menjadi pemberitaan di kanal Daerah, medcom.id
 
Peristiwa-peristiwa itu seperti pengungkapan kasus penembakan istri TNI di Semarang. Ada pula kasus orang tua yang merantai anak hanya karena mereka sering meminta makan kepada tetangga. Berikut ulasannya.
 
1. Orang Tua Anak yang Dirantai di Kota Bekasi Jadi Tersangka
 
Pasangan suami istri atau orang tua yang merantai anaknya di Kota Bekasi ditetapkan sebagai tersangka. Hal itu menindaklanjuti video viral dengan narasi anak dirantai beberapa waktu lalu.
 
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Hengki, mengatakan, ayah kandung korban berinisial P dan ibu tiri korban, A ditetapkan sebagai tersangka atas penelantaran dan kekerasan terhadap anak.
 
“Terhadap kedua orang tuanya yang melakukan perbuatan pelanggaran hukum tindakan hukum atas nama P dan AR yang beralamat di Gang Bersama Komplek Cikunir, dari kejadian ini kita bisa mengamankan kedua orang tersangka,” katanya di Bekasi, Sabtu 23 Juli 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selengkapnya, di sini 
 
2. TNI-Polri Cari Keberadaan Kopda M Usai Tragedi Penembakan di Rumahnya
 
Kepala Penerangan Kodam IV/Diponegoro Letkol Bambang Hermanto mengatakan Tim Gabungan TNI-Polri masih memburu Kopda M, suami Rina Wulandari, (34). Rina merupakan korban penembakan di depan rumahnya di Jalan Cemara III, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada 18 Juli 2022.
 
“Saat ini tim tengah fokus mencari keberadaan Kopda M untuk dimintai keterangan dalam rangka proses hukum lebih lanjut,” kata Bambang Hermanto di Semarang, Sabtu, 23 Juli 2022.
 
Ia mempersilakan masyarakat untuk memberikan informasi jika mengetahui keberadaan Kopda M. Kopda M diduga menghilang usai peristiwa penembakan yang menimpa istrinya oleh empat orang tak dikenal.
 
Selengkapnya, di sini
 
3. Kasus Harian Covid-19 di Tangsel Bertambah 277 Kasus
 
Jumlah kasus aktif covid-19 di Tangerang Selatan, bertambah 277 kasus. Dengan jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 sejak awal pandemi sebanyak 91.033.
 
Dilansir dari data Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, penambahan jumlah kasus aktif itu diikuti juga dengan tingkat kesembuhan pasien yang tinggi. Dengan jumlah pasien sembuh sebanyak 220 orang. 
 
“Sampai dengan data per 22 Juli sampai pukul 15.00 WIB, kemarin jumlah kasus positif terjadi penambahan sebanyak 277 kasus. Namun, jumlah tersebut, masih lebih rendah dibanding data hari sebelumnya yang mencapai 328 kasus,” kata Kepala Dinkes Tangsel, Alin Hendarlin, Sabtu, 23 Juli 2022. 
 
Selengkapnya, di sini
 

(MEL)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!