DPRD Surabaya Dukung Alih Pengelolaan Air Citraland ke PDAM, Penghuni Harapkan Pelayanan Lebih Baik

SURYA.CO.ID, KOTA SURABAYA – Komisi B DPRD Surabaya mendukung rencana PDAM Kota Surabaya mengelola penyediaan air perumahan Citraland. Mereka pun menggelar rapat khusus bersama PDAM Surya Sembada Surabaya, pihak Citraland, dan Bagian Hukum Pemkot, Jumat (29/7/2022).

Sejak perumahan elite itu berdiri pada 1993, pengembang melakukan pengelolaan sendiri air untuk warga perumahan. Dalihnya, selain saat itu jaringan air PDAM belum menjangkau, pengembang ingin memberi layanan maksimal ketersediaan air bersih di Citraland.

“Kami sepakat pengelolaan air bersih di Citraland dikelola oleh pemerintah. Dalam hal ini PDAM. Sejauh perusahaaan daerah ini mampu dan instalasi air menjangkau ke semua warga perumahan,” kata anggota Komisi B, Jhon Tamrun usai rapat bersama di Kantor DPRD Surabaya.

Semangat pengembalian suplai air oleh PDAM itu sebagaimana amanat UUD 1945 bahwa seluruh kekayaan alam, bumi, tanah dan isinya dikelola negara dan dimanfaatkan sebanyak-banyaknya untuk masyarakat. Meski demikian, akan dilihat dulu perjanjian warga dan pengembang.

Sebab aturan juga tidak melarang jika sebuah badan usaha mengelola air sendiri sejauh pemerintah belum mampu menjangkau ke lokasi Citraland. Meski demikian, Jhon Tamrun tetap mendukung penuh jika pemerintah harus hadir memberikan hak layanan air.

Apalagi saat ini sumber air dari Umbulan yang dikelola Pemprov Jatim juga sudah melintas di Citraland. Politisi PDIP itu mendesak agar PDAM, Citraland, dan Provinsi berlokolaborasi untuk penyediaan air di Citraland.

Selama ini, Citraland mengelola air bersih sendiri untuk warga perumahan. Demi layanan terbaik, mereka menetapkan harga sesuai tarif bisnis. Meski beberapa tahun belakang ini, Citraland membeli air baku ke PDAM sebelum diolah kembali dan dialirkan ke warga perumahan.

“Kami lebih menghendaki harga air itu dengan tarif baku yang sudah ditetapkan pemerintah. Makanya kita akan dalami perjanjian warga perumahan dengan Citraland terkait pengelolaan air,” kata Jhon.

Salah satu warga Citraland saat dihubungi SURYA mengaku lebih senang jika pengelolaan air bisa bertarif lebih murah. “Kalau dikelola PDAM kami lebih senang. Tetapi dengan kualitas layanan baik. Kami membayar jutaan setiap bulan untuk air;” katanya.

Sementara General Manager Citraland, Budi Yuliardi Christiono menuturkan bahwa ke depan pihaknya akan membahas penyediaan air bersama. “Kami akan kolaborasi dengan PDAM. Sejauh PDAM siap untuk jaringan dan suplai air, kami akan melepas,” kata Yuliarso.

Soal tarif, Citraland akan memberlakukan tarif wajar. Yuliarso menyebut tarif itu akan menyesuaikan kualitas layanan dengan market kelas atas, tekanan air maksimal dan bersih. “Soal tarif baku oleh pemerintah, kami akan pelajari. Kami nantinya akan manut aturan Pemerintah,” tegasnya. ****


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.

error: Content is protected !!
Exit mobile version