Travel  

Tragis! Ada Lagi Penumpang Gelap di Roda Pesawat…, Berakhir Tewas

redaksiutama.com – Belum jera juga mereka yang menjajal menjadi penumpang gelap di roda pesawat. Kini, ada lagi coba-coba dan berakhir meninggal dunia.

Mayat ditemukan di sebuah pesawat yang take off dari Teheran, Iran dan mendarat di Bandara Frankfurt Jerman. Mayat itu ditemukan petugas Bandara Frankfurt saat pemeriksaan pemeliharaan rutin pada Kamis (27/10/2022) pukul 5.30 pagi waktu setempat.

Selain mayat, ditemukan pula masker dan kaleng oksigen di sebelah jenazah.

“Kami dapat mengonfirmasi bahwa selama pemeriksaan rutin Airbus A340-300 milik Lufthansa setelah mendarat di Frankfurt kemarin, mayat ditemukan di ruang roda pendaratan pesawat,” kata maskapai kepada CNN, dikutip Minggu (30/10/2022).

“Otoritas yang bertanggung jawab saat ini berada di lokasi untuk menyelidiki latar belakang bersama para ahli dari perusahaan. Kami meminta pengertian Anda bahwa kami tidak dapat memberikan informasi lebih lanjut terkait penyelidikan yang sedang berlangsung,” lanjut pernyataan itu.

Menurut jadwal Lufthansa, penerbangan langsung rute ini memakan waktu lima setengah jam. Penerbangan reguler hari Jumat dibatalkan setelah penemuan itu.

Insiden itu terjadi di tengah protes skala nasional di Iran yang telah mencengkeram negara itu selama berminggu-minggu. Itu terkait dengan kematian salah satu massa Mahsa Amini yang berusia 22 tahun.

Puluhan ribu pengunjuk rasa turun ke jalan-jalan di Berlin Sabtu pada lalu untuk menunjukkan dukungan bagi protes anti-pemerintah yang sedang berlangsung di Iran.

Menteri Luar Negeri Jerman, Annalena Baerbock, mengumumkan bahwa akan mengadopsi langkah-langkah pembatasan lebih lanjut, termasuk memberlakukan pembatasan masuk pada warga negara Iran atas situasi hak asasi manusia yang memburuk di negara itu pada hari Rabu.

Kementerian Luar Negeri Jerman pada hari Jumat mengatakan telah memanggil duta besar Iran dalam langkah timbal balik pada hari Kamis di Berlin.

“Pembicaraan juga berfokus pada fasilitas keamanan Jerman di Iran dan sebaliknya,” kata Andrea Sasse, juru bicara kementerian luar negeri Jerman pada konferensi pers reguler di Berlin.

error: Content is protected !!
Exit mobile version