Travel  

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Lombok, ke Pantai hingga Sirkuit Mandalika

redaksiutama.com – Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), memiliki banyak daya tarik wisata, mulai dari pantai hingga Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.

Jika hanya memiliki waktu dua hari satu malam, wisatawan sudah bisa mengelilingi setidaknya empat tempat wisata di Kabupaten Lombok Tengah, NTB.

Berikut rangkuman tempat wisata yang berpusat di Lombok Tengah yang bisa dinikmati, versi Kompas.com:

Hari pertama di Lombok Tengah

Surfing di Pantai Selong Belanak

Jika tiba di Bandara Internasional Lombok (BIL) pada pagi hari, wisatawan dapat langsung mengunjungi Pantai Selong Belanak di Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, setelah menyimpan barang bawaan di penginapan.

Pantai ini pun tergolong tidak jauh dari pusat Kabupaten Lombok Tengah. Katakan wisatawan menginap di kawasan Mandalika maka Pantai Selong Belanak bisa ditempuh dalam waktu setengah jam menggunakan kendaraan bermotor.

Untuk diketahui, permukaan jalan menuju Selong Belanak dari Mandalika tergolong tidak merata alias permukaan jalannya naik turun. Wisatawan juga beberapa kali harus melewati 1-2 jalan berkelok di perbukitan.

Namun, kelokan ini cenderung tidak curam sehingga masih dapat dilalui pengendara kendaraan roda dua sekalipun.

Setibanya di Pantai Selong Belanak, wisatawan akan melihat deretan tempat makan. Kebanyakan tempat makan yang ada adalah warung yang menyediakan camilan, namun ada satu restoran di tepi pantai ini yang bernama Laut Biru Bar and Restaurant.

Sebelum memutuskan untuk makan siang, ada baiknya wisatawan mencoba wisata andalan di Pantai Selong Belanak yakni berselancar (surfing).

Kompas.com berkesempatan melihat langsung wisatawan yang surfing di pantai tersebut.

Pada Selasa (6/12/2022), kebanyakan yang berselancar adalah wisatawan mancanegara. Beberapa dari mereka terlihat sudah ahli berselancar, tetapi tak sedikit juga yang masih belajar berselancar.

Ombak di pantai ini cukup tinggi, namun tidak berbahaya sehingga masih bisa digunakan untuk surfing.

Berdasarkan informasi yang diterima, harga sewa papan selancar sekaligus belajar surfing di tempat ini mulai dari Rp 250.000.

Puas berselancar, wisatawan bisa mencoba kudapan di deretan warung yang berada di bibir Pantai Selong Belanak. Makanan ringan yang dijajakan tergolong cukup murah dengan harga mulai Rp 20.000.

Sementara itu, makanan ringan hingga berat di Laut Biru Bar and Restaurant seharga mulai dari Rp 40.000-Rp 160.000. Bar dan resto ini menyediakan makanan Indonesia hingga burger serta piza.

Usai menyantap makan siang, wisatawan juga bisa bersantai di deretan tempat duduk yang terletak persis di depan deretan warung tersebut.

Deretan tempat duduk ini dilengkapi payung besar sehingga wisatawan tak perlu khawatir terpapar teriknya matahari di Lombok.

Nikmati pasir putih Pantai Tanjung Aan

Setelah berselancar di Pantai Selong Belanak, wisatawan bisa mengunjungi Pantai Tanjung Aan di Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

Jarak antar-pantai ini cukup jauh. Namun, wisatawan bisa menikmati pasir halus berwarna putih yang menjadi daya tarik tersendiri di Pantai Tanjung Aan.

Selain itu, kawasan Pantai Tanjung Aan hampir seluruhnya dikelilingi oleh bukit. Pemandangan ini juga menjadi daya tarik selain pasir putih yang ada.

Terdapat pula warung-warung yang menjajakan kelapa muda di Pantai Tanjung Aan. Harga sebutir kelapa muda mulai dari Rp 20.000.

Seperti Pantai Selong Belanak, ada sederet tempat duduk di Pantai Tanjung Aan yang bisa digunakan pengunjung untuk bersantai.

Keunikan lain pantai ini adalah rumput lamun dari laut yang terbawa ombak hingga area pasir pantai. Rumput berwarna hijau ini menyerupai rumput laut.

Selain sederet tempat duduk, ada juga saung yang terletak di dekat tempat parkir di pantai itu. Saung-saung ini dapat dijadikan lokasi berteduh dari terik matahari.

Adapun Pantai Tanjung Aan tidak seramai Pantai Selong Belanak. Biaya masuk pantai ini tidak ada alias graits, tetapi pengunjung dikenakan biaya parkir Rp 5.000-Rp 10.000.

Lihat matahari terbenam di Pantai Kuta Mandalika

Meski berpindah-pindah pantai, rasanya wisatawan tak akan merasa bosan saat melihat keindahan matahari terbenam (sunset) di Pantai Kuta Mandalika, yang masih terletak di kawasan Pujut.

Jarak antara Pantai Tanjung Aan dan Pantai Kuta Mandalika hanya 20 menit menggunakan kendaraan bermotor.

Terdapat sederet saung di area Pantai Kuta Mandalika yang bisa dijadikan tempat untuk melihat matahari terbenam. Saung-saung ini terletak tidak jauh dari tempat parkir kendaraan bermotor.

Bila mengincar sunset, wisatawan dianjurkan mulai bersiap sekitar pukul 17.50 Wita.

Pengunjung tidak perlu membayar tiket untuk memasuki area pantai ini. Namun, parkir kendaraan bermotor dikenakan tarif berbeda, tergantung jenis kendaraannya.

Pengendara kendaraan bermotor roda empat dikenai biaya mulai Rp 10.000, sedangkan kendaraan bermotor roda dua dikenai biaya mulai Rp 5.000.

Tidak perlu khawatir jika perut lapar karena di sekitar Pantai Kuta Mandalika terdapat sejumlah warung yang menyediakan aneka makanan dan minuman. Ada juga restoran yang berada di Pantai Kuta Mandalika.

Menginap di Pullman Lombok

Jika sudah menikmati pemandangan sunset di Pantai Kuta Mandalika, wisatawan bisa kembali ke penginapan untuk beristirahat. Salah satu pilihan akomodasi yang ada di wilayah ini adalah Pullman Lombok Merujani Mandalika Beach Resort.

Resor ini terletak cukup dekat dengan Pantai Kuta Mandalika, jarak antar-keduanya hanya sekitar 10 menit.

Hotel berbintang lima ini memiliki total 257 kamar dengan jenis unit hunian yang berbeda-beda. Setiap jenis kamar di resor ini memiliki harga yang berbeda-beda, disesuaikan dengan periode menginap.

Misalnya, hotel ini menyediakan kamar dengan tarif mulai dari Rp 1,7 juta per malam, termasuk sarapan untuk dua orang.

Bila ingin makan malam di hotel, para tamu bisa menyantap makan malam di Aer Restaurant. Restoran ini menyediakan makanan Indonesia hingga mancanegara, dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp 75.000.

Usai bermalam di resor ini, wisatawan juga bisa menyantap sarapan di lokasi yang sama. Menu sarapan di sini berbeda dengan menu makan siang-malam, dengan harga mulai dari Rp 45.000.

Makanan yang disediakan pun bervariasi mulai dari makan ringan hingga berat untuk sarapan.

Hari kedua di Lombok Tengah

Menjajal Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika

Layaknya pembalap MotoGP dan World Superbike, wisatawan kini bisa menjajal Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.

Wisatawan dapat bisa mengikuti Mandalika Track Walk, program yang dikelola Mandalika Grand Prix Association. Operasional program ini terbagi menjadi dua yakni saat hari kerja dan hari libur.

Saat hari kerja, Mandalika Track Walk beroperasi mulai pukul 06.00 Wita-10.00 Wita dengan biaya mulai Rp 150.000. Sementara itu, saat hari libur, Mandalika Track Walk beroperasi pukul 06.00 Wita-10.00 Wita serta 16.00 Wita-18.00 Wita, dengan biaya mulai Rp 200.000.

Tiket ini hanya bisa dibeli melalui aplikasi Xplorin dan tak bisa dibeli secara langsung di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika. Di sirkuit ini, wisatawan bisa berjalan kaki, jogging, dan bersepeda.

Ada biaya tambahan sebesar Rp 100.000 bagi pengunjung yang membawa sepeda. Namun, pihak Mandalika Grand Prix Association juga menyediakan sepeda untuk disewa seharga mulai Rp 100.000.

Tentunya, wisatawan diizinkan untuk mengabadikan momen selama berada di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.

Adapun Kompas.com berkesempatan untuk mencoba Mandalika Track Walk pada Rabu (7/12/2022). Pengunjung akan diarahkan memasuki sirkuit dari pintu yang terletak di depan garis start-finish Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.

Wisatawan bisa mencoba berjalan sesuai jalur trek atau sebaliknya. Mereka diperbolehkan berputar di trek ini berapa kali pun hingga waktu operasional Mandalika Track Walk berakhir.

Bila ingin ikut Mandalika Track Walk, cobalah sejak pagi hari alias sejak pukul 06.00 Wita karena terik matahari di Lombok Tengah sudah terasa menyengat mulai pukul 08.00 Wita.

Usai menikmati trek yang dipakai MotoGP 2022 ini, wisatawan bisa langsung kembali ke penginapan dan berkemas untuk menuju ke Bandara Internasional Lombok. Jarak antara trek dan BIL hanya sekitar 30 menit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

error: Content is protected !!
Exit mobile version