Review Poco M4 Pro, Juara Di Kelas Anggaran

redaksiutama.com – NESABAMEDIA.COM – Poco M4 Pro diluncurkan secara global pada event MWC Barcelona 2022. Perubahan yang paling pertama terlihat adalah branding di bagian depan yang kini menjadi vertikal dan fontnya berukuran lebih besar. Setelah anda membuka kotak, akan terlihat sisipan kuning juga mendapat perubahan branding yang halus. Sisipan itu terdiri dari casing TPU bening, dokumen manual, pelindung layar film dan alat SIM.

Sayangnya, stiker POCO tidak lagi ditemukan. Di sisi lain, kualitas casing TPU mengalami peningkatan yang signifikan. Apa yang tidak berubah adalah anda masih mendapatkan charger 33W dan kabel USB-C yang besar dan kuat.

Desain

Smartphone Poco M4 Pro lebih ringkas dengan tepi datar dan lekukan yang lebih kecil. Desain ini jelas mengambil inspirasi dari seri iPhone 12 dan 13 milik Apple. Tidak berarti ini adalah hal yang buruk, namun bagian belakang smartphone tidak salah lagi adalah Poco.

Anda masih mendapatkan desain dua warna di bagian belakang dengan modul kamera yang sangat besar. Kali ini meskipun seluruh bayangan yang lebih gelap dinaikkan, namun ini memberikan tampilan yang sedikit lebih baik daripada seri Poco M tahun lalu.

Logo Poco di belakang kini menjadi horizontal di modul kamera. Hal yang sama berlaku untuk tanda CE, pabrikan dan informasi nomor model. Sekilas, desain ini masih lebih baik ketimbang dengan perangkat seri M dari tahun-tahun sebelumnya.

Kini ada tiga kamera ketimbang dua di versi 5G. Kamera ketika ditempatkan di titik merah yang dibundel dengan branding tulisan kamera 64MP di bagian kanannya. Di saat tanda flash dan AI masih ada, penempatannya dipindah.

Smartphone Poco M4 Pro masih membawa colokan headphone, blaster IR, dual speakers dan dua mikrofon. Ini juga masih mempertahankan tombol daya yang terintegrasi dengan pemindai sidik jari dan tombol volume suara di bagian kiri. Bagian bawah sebagai tempat grill speaker, port USB-C dan sebuah mikrofon.

Sisi kanan ada tiga slot untuk dua kartu SIM nano bersama dengan slot micro SD. Terdapat juga paking karet silikon dan smartphone ini memiliki peringkat tahan percikan IP53. Beralih ke sisi atas, ada sebuah colokan headphone, grill speaker, blaster IR dan mikrofon.

Meski membawa baterai berkapasitas 5,000mAh, penyebaran berat di smartphone ini sangat baik. Berbicara berat, Poco mengklaim bahwa perangkat ini beratnya hanya 179 gram dan menjadikannya sebagai perangkat smartphone Poco paling ringan.

Layar

Poco akhirnya menghadirkan panel layar AMOLED untuk seri M. Panel FHD Plus berukuran 6,43 itu mendukung kecepatan refresh 90Hz dengan sampel sentuhan 180Hz.

Spesifikasi layar semacam ini, mampu membuat Poco M4 Pro menonjol dari pesaing di kelasnya, karena rata-rata smartphone di kelas ini masih menggunakan panel LCD. Layarnya dilindungi oleh Gorilla Glass 3 dan terdapat sebuah pelindung layar film di kotak, bagi mereka yang membutuhkan perlindungan tambahan.

Kinerja

Karena ini bukan smartphone 5G, Poco M4 Pro menggunakan chipset MediaTek Helio G96. Prosesor octa-core menggunakan 2x Cortex-A76 2.05Hz dan 6x Cortex-A55 2.0GHz. Meski prosesornya didesain pada tahun 2021, ini masih dibuat dari proses fabrikasi 12nm, jadi tidak begitu efisien seperti prosesor yang lebih baru.

Poco M4 Pro memiliki teknologi LiquidCool 1.0 Plus untuk membantu perangkat tetap dingin ketika digunakan untuk bermain game atau memuat pekerjaan yang berat. Tidak terasa adanya overheating atau masalah perlambatan selama pemakaian. Jadi meski prosesornya merupakan kelas menengah bawah, tidak ada masalah serius dengan penggunaan sehari-hari, maupun gaming dengan setelan 30Fps.

Kamera

Smartphone ini mengemas tiga kamera di bagian belakang, dengan kamera utama 64MP, sebuah kamera ultra-wide 8MP dan kamera makro 2MP. Di bagian depan, terdapat kamera selfie 16MP yang mirip dengan varian 5G-nya.

Aplikasi kameranya masih menggunakan milik Xiaomi klasik. Beberapa mode yang ada di aplikasi bisa diakses dengan menggeser ke samping kiri dan kanan. Dari mode Photo, anda bisa mengakses zoom digital 0,6x, 1X, dan 2X.

Pada bagian More, anda bisa mengakses Night Mode. Mode ini membutuhkan tindakan manual untuk mengaktifkan fitur yang ada, dan tidak bisa digunakan di ultra-wide, jadi ini bisa dijadikan sebuah catatan tersendiri.

Hasil pengambilan gambar di siang hari mampu memberikan warna, kontras dan jangkauan dinamis yang baik. Detailnya sangat bagus namun gambar terlihat sedikit kelebihan ketajaman. Membagikan hasil gambar di siang hari tidak begitu masalah, karena kualitasnya cukup baik.

Anda bisa bermain dengan mode AI di kondisi tertentu, dan hasilnya akan lebih baik daripada mengambil gambar secara normal. Fitur Zoom Digital tidak terlalu jelas, detailnya memang kurang namun secara keseluruhan masih mampu memberikan hasil yang baik.

Sementara itu Night Mode cukup bagus juga, meskipun detailnya terasa begitu kurang dalam kondisi tertentu. Bagi rata-rata pengguna smartphone, output kamera utama seharusnya bagus di sebagian besar situasi namun sangat gelap.

Kinerja yang baik dengan harga yang terjangkau merupakan bagian dari model bisnis Poco. Smartphone ini dibanderol dengan harga Rp2,8 jutaan, yang merupakan penawaran yang sangat menarik.

    Pernah menjadi jurnalis dan juga Social Media Manager di Merdeka.com selama lebih dari 2 tahun, sebelum akhirnya mengerjakan sejumlah proyek website yang dioptimasi dan dimonetisasi Google Adsense.

    Kini sedang aktif dalam pembuatan konten Youtube dokumenter bertema sosial serta menjadi penulis konten untuk sejumlah website.