Sukses Raih Juara Dunia, Bos Ducati Ungkap Rahasia Perkembangan Desmosedicci di MotoGP

redaksiutama.com – Musim MotoGP 2022 menjadi musim tersukses untuk Ducati dengan peraihan juara dunia. Bos Balap Ducati , Luigi (Gigi) Dall’igna ungkap rahasia perkembangan Ducati Desmosedicci di MotoGP yang diantar Francesco Bagnaia.

Pasalnya, Luigi yang akrab dipanggil Gigi Dall’Igna tidak lain menjadi dalang dari kesuksesan perkembangan dan inovasi Ducati di MotoGP dalam beberapa tahun terakhir.

Perolehan gelar juara dunia di tahun 2022 menjadi bukti kesuksesan semua perkembangan dan inovasi yang dilakukan Ducati di MotoGP terutama lewat ide-ide dari kepala insinyur Ducati , Gigi Dall’Igna.

Menurut Gigi, dalam meraih kesuksesan itu Ducati tidak hanya dapat dijelaskan secara teknis. Tetapi perkembangan inovasi itu, juga bisa dijelaskan dari sudut pandang olahraga.

“Saya pikir kami telah sedikit mengubah kecepatan di MotoGP dalam beberapa tahun terakhir, tentu saja dari sudut pandang teknis, tetapi saya akan mengatakan juga dari sudut pandang olahraga”

“Kami lebih cepat dari yang lain dan itu hampir selalu dihargai. Jelas bahwa kami juga mengambil sedikit lebih banyak risiko dan kami lebih inovatif daripada orang lain. Jika Anda melakukan itu, saya pikir hasilnya akan datang cepat atau lambat,” tuturnya pria asal italia itu.

Tentu saja, kalau membicarakan sang bos, maka tidak luput dari perkembangan teknis yang disumbangkannya kepada Ducati Desmosedicci dalam beberapa tahun terakhir.

Terutama berbicara aerodinamis, sesuatu yang selalu menjadi kelebihan Ducati jika dibandingkan pabrikan lain sejak tahun 2016.

“Ketika saya datang ke Ducati , saya mencoba memahami hal baik apa yang telah dilakukan di Ducati untuk membangunnya. Ide sayap sudah dicoba, tapi mungkin tidak dilakukan dengan cara yang benar”

“Jadi saya mencoba untuk menempatkan aspek yang mungkin sedikit lebih ilmiah untuk jenis penalaran ini dan tidak hanya mencari keuntungan di jalan lurus, tetapi menganalisis bagaimana meningkatkan aerodinamika secara keseluruhan dan di tikungan,” ujar Gigi, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Speedweek.

Menurut Gigi, meningkatkan kecepatan Ducati di tikungan adalah hal yang sangat rumit. Terutama dalam mempertimbangkan pembalap ketika membawa Ducati Desmosedicci di atas motor.

Riset yang dilakukan juga tidaklah selesai dalam 1 malam, dan itu diakui Gigi dilakukan secara perlahan-lahan bahkan terus berlanjut untuk musim MotoGP 2023 mendatang.

“Ini adalah momen spesial, saat ini karena kami harus membuat banyak keputusan sebelum tes musim dingin yang akan menentukan musim depan. Sekarang mesin diuji, inilah saatnya keputusan dibuat” katanya.

Perlu diketahui, Ducati mengambil 32 podium pada musim MotoGP 2022, dengan Francesco Bagnaia meraih 10 podium, Jack Miller 7, Enea Bastianini 6, Johann Zarco 4, dan Marco Bezzecchi 1.***

error: Content is protected !!
Exit mobile version