Rentetan Pujian Pemimpin Dunia untuk Ratu Elizabeth II

redaksiutama.com – Ratu Elizabeth II wafat pada Kamis (8/9/2022) di usia 96 tahun.

Mendapati kabar tersebut, para pemimpin lantas menyampaikan penghormatan kepada Raja Inggris terlama di dunia itu.

Penghormatan terus mengalir untuk mendiang Ratu Elizabeth II yang meninggal di Kastil Balmoral, Skotlandia.

Berikut adalah beberapa pujian dari pemimpin dunia untuk Ratu Elizabeth II yang telah memerintah Inggris sejak 1952 dan juga sebagai kepala negara di 14 negara Persemakmuran di seluruh dunia:

Presiden AS Joe Biden

Presiden AS Joe Biden menyebut Ratu Elizabeth II sebagai raja Inggris pertama yang menjalin hubungan pribadi dengan orang-orang di seluruh dunia.

Menyusul kepergian Ratu, dia memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang di Gedung Putih dan gedung-gedung pemerintah AS.

“Ratu Elizabeth II adalah seorang negarawan dengan martabat dan keteguhan yang tak tertandingi yang memperdalam aliansi dasar antara Inggris dan Amerika Serikat. Dia membantu membuat hubungan kami istimewa,” katanya, dikutip dari Kantor berita AFP.

Kanselir Jerman Olaf Scholz

Jerman, yang dalam masa hidup ratu berubah dari musuh terbesar Inggris menjadi sekutu yang kuat, memuji sosok Ratu sebagai “simbol rekonsiliasi” setelah perang dunia 2.

“Komitmennya terhadap rekonsiliasi Jerman-Inggris setelah kengerian Perang Dunia II tak akan pernah terlupakan,” kata Kanselir Jerman Olaf Scholz.

Sekjen PBB Antonio Guterres

Di PBB, Dewan Keamanan mengheningkan cipta selama satu menit.

“Ratu Elizabeth II telah secara luas dikagumi karena keanggunan, martabat, dan dedikasinya di seluruh dunia,” kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

Paus Fransiskus

Di Vatikan, Paus Fransiskus mengatakan dia “sangat sedih” dengan kematiannya dan akan berdoa untuk mendiang ratu serta Raja Charles.

Presiden Dewan Uni Eropa Charles Michel

Para pemimpin Uni Eropa menyatakan duka atas kematian Ratu Elizabeth II.

“Setelah disebut ‘Elizabeth the Steadfast’, dia tidak pernah gagal menunjukkan kepada kita pentingnya nilai-nilai abadi di dunia modern,” kata presiden dewan Uni Eropa Charles Michel.

Raja Belgia Philippe

Philippe, Raja Belgia dan yang memiliki hubungan keluarga dekat dengan aristokrasi Inggris, memuji Ratu Elizabeth sebagai “kepribadian yang luar biasa”.

Pemimpin Kerajaan Belanda

Raja Willem-Alexander, Ratu Maxima, dan Putri Beatrix dari Kerajan Belanda berbagi kesedihan keluarga Kerajaan Inggris sepeninggalan Ratu Elizabeth II.

Raja Swedia Carl XVI

Raja Carl XVI Gustaf dari Swedia menyebut Ratu Elizabeth II sebagai “teman baik keluarga saya dan penghubung ke sejarah keluarga kita bersama”.

Raja Spanyol Felipe VI

Raja Spanyol Felipe VI mengatakan Ratu Elizabeth II “menulis bab-bab sejarah yang paling relevan”.

Presiden Irlandia Michael Higgins

residen Irlandia Michael Higgins menyebut Ratu Elizabeth II sebagai “teman yang luar biasa” yang memiliki “dampak besar pada ikatan saling pengertian antara kedua bangsa kami”.

Pemimpin Skotlandia Nicola Sturgeon

Pemimpin Skotlandia Nicola Sturgeon yang mendukung kemerdekaan Skotlandia dari seluruh Inggris, menyebut kematian Ratu Elizabeth II sebagai “saat yang sangat menyedihkan bagi Inggris, Persemakmuran, dan dunia”.

Presiden Perancis Emmanuel Macron

Presiden Perancis Emmanuel Macron memuji ratu sebagai “teman Perancis” yang telah meninggalkan jejak di negara Inggris dan kerajaannya untuk selamanya.

“Yang Mulia Ratu Elizabeth II mewujudkan kesinambungan dan persatuan bangsa Inggris selama lebih dari 70 tahun,” cuitnya.

Presiden Brasil Jair Bolsonaro

Bahkan Presiden sayap kanan Jair Bolsonaro dari Brasil, yang tidak memiliki hubungan dekat dengan Inggris, memberi penghormatan kepada Ratu Elizabeth II.

Bolsonaro, yang mencalonkan diri kembali pada pemilihan bulan depan, menyatakan tiga hari berkabung nasional dan menyebut Elizabeth “seorang ratu bukan hanya bagi warga Inggris, tetapi bagi kita semua”.

Presiden Rusia Vladimir Putin

Presiden Rusia Vladimir Putin tak menyampaikan pujian kepada Ratu Elizabeth II.

Meski demikian, dia menyampaikan belasungkawa kepada Raja Charles III atas wafatnya Ratu Elizabeth II.

Dia berharap raja Charles tabah setelah kematian ibunya. Hal ini disampaikan Putin bahkan ketika Inggris memimpin Barat dalam menjatuhkan sanksi terhadap Rusia atas invasinya ke Ukraina.

error: Content is protected !!