Menteri India Tuding Kematian Tunisha Sharma Gegara ‘Jihad Cinta’

redaksiutama.com – Menteri Maharashtra dan pemimpin BJP Girish Mahajan mengklaim kematian aktris Tunisha Sharma adalah masalah ‘jihad cinta’.

Dia juga menekankan bahwa pemerintah Eknath Shinde di negara bagian itu sedang mempertimbangkan untuk menyiapkan hukum yang ketat terhadap “jihad cinta”.

Hal ini terjadi setelah Tunisha Sharma diduga meninggal karena bunuh diri di lokasi syuting acaranya.

“Ini adalah masalah ‘jihad cinta’ dan polisi sedang menyelidiki kasus ini,” kata Girish Mahajan.

“Kami melihat bahwa kasus-kasus seperti itu meningkat dari hari ke hari, dan kami sedang mempertimbangkan untuk menyiapkan hukum yang ketat terhadapnya,” tuturnya menambahkan.

Akan tetapi, Asisten Komisaris Polisi (ACP) Chandrakant Jadhav mengatakan sampai saat ini tidak ada sudut perselingkuhan lain, pemerasan, atau “Love Jihad” sebagai penyebab Tunisha Sharma tewas.

“Penyelidikan sedang berlangsung. Ponsel terdakwa Sheezan dan korban telah disita,” ucapnya.

“Tidak ada sudut pandang perselingkuhan lain, pemerasan atau ‘Jihad Cinta’, sampai sekarang,” ujar Chandrakant Jadhav menambahkan.

Jihad Cinta adalah istilah tidak resmi yang digunakan oleh kelompok Hindu radikal untuk merujuk pada dugaan kampanye oleh pria Muslim untuk mengubah gadis-gadis Hindu dengan dalih cinta.

“Jihad cinta” adalah istilah yang digunakan oleh hak politik dan agama Hindu untuk menggambarkan fenomena Islamofobia di negara tersebut.

Istilah itu dituduhkan kepada pria Muslim yang memikat wanita Hindu untuk menikahi mereka dan masuk Islam.

Kelompok Hindu radikal mengklaim, tanpa bukti, itu adalah konspirasi raket terorganisir.

Sebelumnya, polisi mengatakan alasan di balik dugaan langkah ekstrem Tunisha Sharma adalah putusnya hubungan asmara dengan lawan mainnya Sheezan Mohammed Khan selama dua minggu yang lalu.

Ibu Tunisha Sharma pun melaporkan mantan kekasih sang putri atas tuduhan persekongkolan untuk bunuh diri di bawah Bagian 206 KUHP India.

Sheezan Khan pun dibawa oleh para pejabat dari kantor polisi Waliv ke pengadilan Vasai pada hari Minggu, 25 Desember 2022 sore.

“Dia (Sheezan Khan) diproses di pengadilan. Tuduhan terhadapnya tidak berdasar,” ucap pengacara Sheezan, Sharad Rai.

Kepolisian Waliv mengatakan laporan post-mortem dari aktris tersebut menetapkan ‘gantung diri’ sebagai penyebab kematian.

Sementara itu, polisi sejauh ini mencatat pernyataan 14 orang, sehubungan dengan kasus kematian Tunisha Sharma .

” Tunisha Sharma dulu bekerja sebagai aktris di sebuah acara TV. Tunisha dan Sheezan Khan berpacaran. Mereka putus 15 hari yang lalu, setelah itu dia meninggal karena bunuh diri di lokasi syuting acaranya,” kata Asisten Komisaris Polisi (ACP) Chandrakant Jadhav.

“Ibu Tunisha telah mengajukan pengaduan dan terdakwa, Sheezan, ditangkap dan kemudian diproses di pengadilan yang mengirimnya ke tahanan yudisial empat hari,” ujarnya.

“Laporan post-mortem dengan jelas menentukan penyebab kematian sebagai gantung diri,” ucapnya menambahkan, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari NDTV, Senin, 26 Desember 2022.

Jenazah Tunisha Sharma kemudian dibawa ke Rumah Sakit JJ, Naigaon sekitar pukul 1.30 pagi pada hari Minggu, 25 Desember 2022 di mana post-mortem dilakukan.

Sementara ritual terakhir Tunisha Sharma akan dilakukan pada 27 Desember 2022 di daerah jalan Mira Mumbai.***

error: Content is protected !!