Kejuaraan Bulutangkis Antar Media 2022 Mempertandingkan Ganda Perorangan

redaksiutama.com – Setelah terhenti selama dua tahun akibat pandemi Covid-19, ajang Kejuaraan Bulutangkis Antar Media 2022 akhirnya bisa kembali terselenggara di tahun 2022 ini.

Ajang bulutangkis bagi kalangan insan media yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation ini, sesuai tahun ini adalah tahun genap maka akan mempertandingkan nomor ganda peorangan.

Sebanyak tiga nomor pertandingan dari tiga kategori usia dipertandingkan di perhelatan tahun 2022 ini, masing-masing Kategori Usia 25-34 tahun, Kategori Usia 35-44 tahun, serta Kategori Usia 45 tahun ke atas.

Seperti pada penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, Kejuaraan Bulutangkis Antar Media 2022 ini terbagi menjadi tiga zona. Zona Barat khusus bagi media di kawasan DKI Jakarta, Jawa Barat serta kawasan Sumatera. Pertandingan Zona Barat digelar di GOR Pasar Minggu, Jakarta Selatan, 31 Oktober – 2 November.

Zona Tengah dikhususkan bagi media dari kawasan Jawa Tengah serta Kalimantan. Pertandingan akan digelar di GOR Tri Lomba Juang, Semarang, 8-9 November 2022. Sedangan Zona Timur dikhususkan bagi media dari kawasan Jawa Timur, Bali, serta Indonesia Timur. Pertandingan akan dimainkan di GOR Sudirman, Surabaya, 15-17 November 2022.

Menurut Program Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation , Budi Darmawan , Kejuaraan Bulutangkis Antar Media 2022 memang telah menjadi agenda tetap yang akan terus dipertahankan setiap tahunnya.

“Dua tahun kemarin event ini terpaksa berhenti hal itu semata-mata karena pandemi Covid-19 yang memang memaksa seluruh kegiatan terpaksa dihentikan. Kini ketika pandemi Covid-19 sudah makin melandai kita kembali menggelar event ini walau dengan konsep yang lebih disederhanakan. Yang terpenting, rekan-rekan media bisa saling bersilaturahmi sambil bermain bulutangkis,” ujar Budi Darmawan .

Ketua Panitia Pusat Kejuaraan Bulutangkis Antar Media 2022 , Tri Ikhsan, menambahkan para pemenang dari pertandingan di masing-masing kategori akan mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 6 juta untuk sang juara, Rp 4 juta untuk runner-up, serta masing-masing Rp 2 juta untuk semifinalis.

“Kami berharap setelah dua tahun tidak bertemu, rekan-rekan media bisa saling bersilaturahmi di lapangan bulutangkis. Menang atau kalah bukanlah tujuan utama, tapi bagaimana lewat ajang ini makin mempererat tali persaudaraan,” ungkap Tri Ikhsan.

Sementara persaingan di Zona Barat telah siap digelar. Sebanyak 192 pemain dari 38 media baik televisi, cetak, online, serta radio siap unjuk kebolehan dalam mengayunkan raket. Peserta terjauh di Zona Barat seperti biasa datang dari Harian Pikiran Rakyat Bandung. Selain itu juga datang dari Bogor serta Tangerang.