PLN Bangun Transmisi Antara Pulau Pertama di Sulawesi

Makassar: PT. PLN membangun transmisi atau jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV antar pulau di Provinsi Sulawesi Tenggara. Pembangunan menghubungkan kelistrikan antara Pulau Muna dan Pulau Buton.
 
General Manager PLN UIP Sulawesi, Defiar Anis, mengatakan pembangunan jaringan yang dilakukan PLN melalui Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi ini untuk meningkatkan keandalan listrik Pulau Muna melalui jaringan yang menghubungkan Pulau Buton dan Pulau Muna di Sulawesi Tenggara.
 
“Sinergi terus dilakukan PLN dalam penyelesaian pembangunan SUTT 150 kV Raha-Baubau. Khusus untuk jaringan yang melintasi laut dalam melakukan survey untuk pengurusan izin melintas laut,” kata Defiar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 11 Agustus 2022.
 

Dalam proses pembangunan tersebut pihaknya bersinergi dengan para pemangku kepentingan seperti Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Baubau dan Distrik Navigasi Kelas III Kendari untuk mendukung kelancaran salah satu Proyek Strategis Nasional tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia juga mengatakan pada pembangunan jaringan SUTT 150 kV Raha-Baubau ini pihaknya akan membangun sebanyak 278 tower yang terbagi atas 2 section, yaitu section 1 (GI Raha – TIP 141) dan section 2 (TIP 141 – GI Baubau). Khusus untuk section 2 pada TIP 231-232 akan melintasi laut yang merupakan jalur utama transportasi perairan.
 
Kepala Seksi Operasi Distrik Navigasi Kelas III Kendari, Kamaluddin Latumanggi, membenarkan adanya rencana jaringan transmisi PLN yang akan melintasi alur pelayaran perlintasan Baubau. Pihaknya akan memberikan dukungan dalam pembangunan infratruktur ini.
 
Dimana sehubungan dengan adanya rencana pembangunan jaringan transmisi yang akan melintasi alur pelayaran dan perlintasan di Baubau. Tim Distrik Navigasi Kelas III Kendari dan KSOP Kelas II Baubau telah melakukan survey gabungan dengan PLN di mana pihaknya mengambil titik koordinat as tower penyeberangan tersebut disertai dengan pengukuran pasang surut air laut sebagai pertimbangan teknis dan rekomendasi dalam penerbitan izin melintas laut.
 
“Kami yang terlibat dalam pelaksanaan survei gabungan senantiasa mendukung PLN dalam penyelesaian pembangunan infrastruktur ini khususnya terkait pengawasan keselamatan pelayaran,” ungkapnya.
 
Secara keseluruhan progres untuk pekerjaan SUTT 150 kV Raha-Baubau sudah mencapai 73,31 persen. Segala upaya terus dilakukan PLN demi percepatan penyelesaian proyek jaringan transmisi 150 kV antar pulau pertama yang ada di Sulawesi.
 
 
 

(DEN)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!