Melihat Dampak Euforia Piala Dunia ke Pasar Saham Indonesia

redaksiutama.com – Gelaran Piala Dunia 2022 tengah menjadi sorotan jutaan orang di berbagai negara. Meskipun dilaksanakan pada penghujung tahun, euforia acara 4 tahunan ini masih tetap terasa.

Euforia Piala Dunia juga kerap menjadi sentimen pergerakan bursa saham di berbagai negara. Maklum saja, perusahaan tercatat atau emiten di sektor tertentu berpotensi meraup cuan besar dari gelaran Piala Dunia.

Lantas, apakah Piala Dunia akan berdampak terhadap pergerakan pasar modal nasional?

Praktisi Pasar Modal William Hartanto menilai, gelaran yang dilaksanakan di Qatar itu tidak akan berdampak signifikan terhadap pasar modal nasional. Akan tetapi, sejumlah emiten berpotensi meraup keuntungan dari gelaran tersebut.

Adapun sektor emiten yang berpotensi mendapat sentimen positif dari Piala Dunia ialah sektor media, telekomunikasi, dan layanan streaming. Ini tidak terlepas dari peningkatan trafic penonton.

“Penonton akan lebih banyak menggunakan media dan internet untuk menonton pertandingan, sehingga kenaikan trafic ini memungkinkan kenaikan revenue juga untuk sektor-sektor tersebut,” tutur dia, kepada Kompas.com, Rabu (23/11/2022).


Selain itu, William menilai transaksi harian IHSG berpotensi terdampak Piala Dunia. Menurutnya, nilai transaksi harian berpotensi menyusut selama Piala Dunia.

Penurunan nilai transaksi ini utamanya berasal dari transaksi investor ritel. William bilang, akibat euforia Piala Dunia aktivitas transaksi investor ritel, khususnya usia muda, akan berkurang.

“Nilai transaksi harian IHSG mungkin menurun tipis masih di kisaran rata-rata, karena alasan yang sama yaitu potensi kenaikan trafik penonton piala dunia sehingga aktivitas traidng berkurang oleh kalangan milenial,” ucapnya.