2 menit

Sudahkah kamu tahu lambang agama Khonghucu, kepercayaan yang banyak dianut oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia? Agar lebih jelas, simak penjelasan lengkapnya lewat artikel berikut ini.

Masyarakat Indonesia pada umumnya mungkin belum mengenal lebih banyak mengenai Khonghucu.

Dikutip dari laman kemenag.go.id, Khonghucu adalah agama yang berasal dari Tiongkok.

Khonghucu diambil dari kata Rujiao yang berarti ajaran agar orang-orang memiliki hati lembut, terpelajar, dan berbudi luhur.

Disebutkan sumber lain, agama Khonghucu dimulai dari sejarah Nabi-Nabi Fuxin pada 2952 M.

Selanjutnya diperbaharui dan disempurnakan oleh Nabi Agung Kongzi atau lebih dikenal dengan sebutan Nabi Khonghucu.

Di Indonesia sendiri, Khonghucu atau Konfusianisme diyakini sudah ada sejak abad ke-17.

Hal ini ditandai dengan ditemukan bangunan tua di Pontianak yang dijadikan tempat pemujaan bagi Konfusius.

Memasuki abad ke-19, para penganut Konfusianisme mulai merumuskan agar Khonghucu diakui sebagai agama.

Namun cita-cita tersebut penuh rintangan dan jalan terjal.

Sejarah Singkat Agama Khonghucu di Indonesia

Mengenal Lambang Agama Khonghucu Lengkap dengan Artinya

Keberadaan Khonghucu awalnya belum jelas dan membingungkan karena belum diakui sebagai agama resmi di Indonesia.

Semula, Khonghucu masih dianggap sebagai sebuah kepercayaan dan kebiasaan tradisional dari orang-orang Tionghoa.

Bahkan pada masa orde baru kepemimpinan Presiden Soeharto, Khonghucu dikaburkan makna dan hakikatnya sebagai pandangan hidup.

Soeharto melarang segala aktivitas berbau kebudayaan dan tradisi Tionghoa di Indonesia.

Mereka yang menganut ajaran Konghucu terpaksa harus memilih salah satu dari 5 agama yang diakui, yakni Islam, Katolik, Kristen Protestan, Hindu, dan Buddha.

Konghucu baru kembali diakui sebagai agama ketika masa kepemimpinan Presiden KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Gus Dur melalui UU No 1/Pn.Ps/1965 yang menyatakan bahwa agama-agama yang banyak pemeluknya di Indonesia antara lain Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu.

Lambang Agama Khonghucu Lengkap dengan Artinya

lambang agama khonghucu

Sumber: iloveconfucius.com

Lambang agama Khonghucu adalah Genta atau Buk Tok yang bentuknya seperti lonceng.

Genta sendiri memilik arti panggilan semua rakyat untuk mendengarkan kebajikan.

Zaman dahulu, genta digunakan oleh kerajaan untuk memanggil rakyat dan mendengarkan pengumuman penting dari raja.

Sementara itu, di tengah lonceng terdapat tulisan Zhong Shu yang memiliki arti Satya dan Tepa Selira.

Satya menunjukkan hubungan Manusia dengan Tuhan.

Satya sendiri memiliki arti “lurus dan benar”. Manusia tidak boleh melenceng secara ucapan dan tindakan di hadapan Tuhan.

Sedangkan, Tepa Selira menunjukkan hubungan Manusia dengan Manusia.

Tepa Selira sendiri memiliki arti “Perlakukan orang lain seperti kamu menginginkan orang lain memperlakukanmu”.

***

Semoga bermanfaat, Property People.

Jangan lewatkan informasi lainnya di portal Berita 99.co Indonesia.

Uptown Estate bisa menjadi pilihan bagi kamu yang mencari hunian di Bekasi.

Kunjungi www.99.co.id dan rumah123.com karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Cek sebelum kehabisan!

Artikel ini bersumber dari www.99.co.