Bisnis  

Dua Desainer Indonesia Curi Perhatian di Paris

redaksiutama.comTRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dua desainer kenamaan Indonesia Vie Silvi dan Sofie curi perhatian di gelaran Indonesia Fashion Chamber (IFC) di kota Paris.

Pada gelaran yang mengangkat tema Front Row Paris, brand kolaborasi Vie Silvi dan Sofie mampu memukau tamu-tamu yang hadir.

Kolaborasi Rose.Ma.Lina x Sofie menciptakan scarf dengan memadukan digital image dan diproses dengan digital printing.

Scarf yang awalnya berfungsi sebagai aksesoris yang melengkapi busana, kini banyak dipakai sebagai hijab, lalu ‘disulap’ menjadi jaket, outer, celana dan juga rok.

“Untuk koleksi yang saya presentasikan saat Front Row Paris ada 10 look atau pakaian. Dengan mengusung tema Beyond Norms,” jelas Hadriani Ahmad Sofiyulloh alias Sofie kepada awak media, Senin (12/9/2022).

Rupanya tema tersebut merupakan lanjutan koleksi saat show di Muffest beberapa waktu lalu di Indonesia dengan mengangkat tema Beyond Protocol.

“Semua tema tersebut merupakan karya saya berkolaborasi dengan Rose.Ma.Lina. Yang terinspirasi dari para Traveller yang melakukan perjalanan dari benua Asia menuju Eropa,” terangnya.

Sofie merupakan desainer kenamaan di Indonesia dan sudah melalangbuana ke penjuru dunia.

Melalui tema Beyond Norms ini, Sofie bersama Rose.Ma.Lina berhasil menampilkan ekpresi yang mengungkapkan keceriaan, kebebasan yang melampaui kebiasaan.

“Desain ini kaya akan perpaduan motif floral dan paket warna terang yang cerah khas Asia. Serta ada motif abstrak dalam koleksi jaket, outer, bloues dan bottim, hingga mitch dan macht,” beber Sofie.

“Bahkan garis design tetap menegaskan ciri khas Androgyn dari saya, namun lebih playful colour dan motif,” jelasnya.

Sekedar informasi, pada 3-4 September 2022 lalu, telah digelar presentasi yang bertajuk Front Row dan berlangsung di dua lokasi yang berbeda. Pertama di sebuah kapal yang berlayar mengarungi sungai Seine. Dimana bagian deck kapal dibuah menjadi sebuah panggung catwalk.

Sementara di hari kedua. Lokasi yang diambil adalah Galerie Boubon, sebuah gedung abad 18 bergaya Parisien dengan pilar-pilar berukir emas dan lampu kristal.

“Ini kegiatan yang ketiga kalinya kami selenggarakan di kota Paris. Kami berharap event Front Row Paris dapat memberikan hasil lebih optimal dan semakin banyak media serta buyer dari negara-negara di Eropa yang hadir dan membuka peluang kerjasama bisnis ke depannya dengan para designer Indonesia,” ucap Ali Charisma, National Chairman Indonesian Fashion Chamber.

Cerita Cak To, Desainer Asal Tarakan Sukses Curi Perhatian Lewat Karyanya di Jember Fashion Carna

error: Content is protected !!
Exit mobile version