9 Faktor Mobil Diesel Susah Distarter Saat Mesin Panas

Umumnya, mobil bermesin diesel lebih mudah distarter saat kondisi mesin panas ketimbang kondisi mesin mobil dingin. Kendati demikian, ada juga beberapa kasus di mana mobil diesel susah distarter saat mesin panas.

Sewaktu kondisi mesin mobil diesel masih dingin, kamu perlu membiarkan mesin menyala setelah distarter selama kurang lebih 30 menit agar mesin mobil diesel panas. Kondisi ini akan terjadi di pagi hari di mana mobil diesel didiamkan semalaman.

Namun, bagaimana bila mobil diesel susah distarter saat mesin panas? Apa penyebab mesin diesel susah hidup saat panas tersebut dan cara mengatasi mesin diesel susah hidup tersebut?

Penyebab mobil diesel susah distarter saat mesin panas

Mobil bermesin diesel memiliki karakteristik yang berbeda dari mobil konvensional pada umumnya sehingga perlu mendapatkan perhatian yang lebih khusus dalam merawatnya. 

Masalah yang umum terjadi pada mesin diesel adalah mesin mobil sulit menyala saat kondisinya masih dingin, terlebih di pagi hari.

Namun, rupanya ada juga beberapa kasus di mana mobil diesel susah distarter saat mesin panas. Apa penyebab mobil susah distarter tersebut? 

1. Memasuki usia tak layak pakai

Layaknya komponen mobil lainnya, mesin diesel juga memiliki batas usia layak pakai. Saat sudah melalui batas maka mesin akan mengalami penurunan fungsi dan menjadi penyebab mesin diesel berat distarter saat kondisi panas.

Di saat mesin diesel sudah tak layak pakai akan muncul kerusakan pada sambungan klem kabel yang berpotensi kurangnya aliran listrik yang dibutuhkan mesin dan dinamo starter.

Jangan sampai biaya perbaikan mobil kesayanganmu justru membebani pengeluaran. Manfaatkan asuransi mobil all risk untuk mendapatkan jaminan ganti rugi atas biaya perbaikan mobil secara menyeluruh di bengkel terbaik.

2. Beban arus listrik besar

Penyebab mesin diesel berat distarter karena terlalu besarnya beban arus listrik yang diakibatkan dari klem kabel kepala aki yang berkerak atau korosi. Kerak atau korosi ini yang membuat beban listrik antara klem positif dan klem negatif tidak seimbang.

Kerak dan korosi ini menahan aliran arus listrik pada satu sisi klem saja sehingga menciptakan beban arus listrik yang lebih besar di satu sisi klem lainnya.

… KLIK UNTUK BACA SELENGKAPNYA →
Artikel ini bersumber dari lifepal.co.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!