redaksiutama.com – CEO Apple Tim Cook menyinggung terkait SMS untuk iPhone dan Android. Menurutnya belum ada fitur penyambung antar kedua platform karena pengguna belum memintanya.

“Saya tidak mendengar pengguna kami meminta agar kami menggunakan energi untuk itu, pada titik ini,” kata Tim Cook, dikutip dari CNBC Internasional, Kamis (8/9/2022).”Saya ingin sekali mengubah Anda menjadi iPhone”.

Selama ini teks antar iPhone menggunakan iMessage. Ini lebih lancar daripada perangkat Android daripada mengirim SMS ke iPhone, yakni pesan akan muncul bubble warna hijau.

Dalam kesempatan itu seorang penanya mengatakan pada Tim Cook jika dia tidak bisa mengirimkan video ke ibunya. Semua ini karena adanya keterbatasan pada pesan SMS.

“Beli ibumu iPhone,” kata Cook.

Sudah sejak lama hubungan Google dan Apple memanas akibat layanan iMessages. Bahkan Kepala Android Google Hiroshi Lockheimer juga ikut angkat bicara terkait hal ini.

Dalam akun Twitternya beberapa waktu lalu, dia mengatakan penguncian dalam iMessage menjadi strategi terdokumentasi.

“Penguncian iMessage Apple merupakan strategi terdokumentasi. Menggunakan tekanan teman sebaya dan intimidasi menjadi cara untuk menjual produk tidak jujur untuk perusahaan yang punya kemanusiaan dan kesetaraan sebagai bagian inti pada pemasarannya. Standar hari ini untuk memperbaikinya,” tulis Lockheimer.

Dia tidak meminta Apple agar iMessage bisa diakses Android. Namun hanya mengatakan Apple untuk mendukung standard industri untuk pesan modern (RCS) pada iMessage, seperti yang terjadi pada SMS/MMS.

Protokol RCS akan menggantikan SMS, yang mendukung fitur seperti indikator pengetikan, tanda terima telah dibaca, grup lebih baik dan chat 1-1 yang aman.

Menurutnya tanpa RCS Apple menahan industri. Bahkan membuat pengalaman pengguna tertahan untuk Android dan juga iOS sendiri.