redaksiutama.com – Polri memberikan klarifikasi terkait dua Kapolda yang dikabarkan terlibat dalam kejahatan pembunuhan Brigadir J .

Kedua Kapolda tersebut berasal dari institusi yang berbeda yaitu Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dan Kapolda Sumatera Utara .

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta dan Kapolda Sumatera Utara dikabarkan melobi Pati Polri pada saat awal kasus tersebut muncul.

“Bapak Kapolda Jatim dan Sumut telah memastikan tidak pernah menghadap siapapun Pati Polri untuk mencoba mengintervensi kasus tersebut,” kata Kadiv Humas Polri , Irjen Dedi Prasetyo.

Ucapan yang diberikan Dedi Prasetyo berdasarkan pernyataan yang telah diucapkan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dan Kapolda Sumatera.

“Mereka, kedua Kapolda juga menyatakan tidak terlibat dalam skenario apapun dalam perkara tersebut,” ujar Dedi Prasetyo.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus menyelidiki kasus pembunuhan Brigadir J yang melibatkan banyak orang, termasuk dari dalam salah satu lembaga hukum tersebut.

“Baik timsus maupun irsus terus bekerja maksimal untuk mengusut tuntas kasus ini. Hal ini sebagaimana arahan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,” ucap Dedi Prasetryo.

Meskipun berujar jika kedua Kapolda itu tidak ada hubungan dalam kasus pembunuhan Brigadir J , tetapi pihak kepolisian belum melakukan penyelidikan terhadap keduanya.

“Sampai saat ini Irsus belum memanggil yang bersangkutan atau belum melakukam pendalaman. Jadi belum ada,” tutur Dedi dikutip Pikiran-Rakyat.com dari PMJ News.***