redaksiutama.com – Massa yang mengatasnamakan pengemudi ojek online (Ojol) melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak ( BBM ) di kawasan Patung Kuda , Jakarta Pusat, pada Jumat, 9 September 2022.

Berdasarkan pantauan Pikiran-Rakyat.com dilokasi massa tiba sekira pukul 14.21 WIB membawa sebuah mobil komando.

Menariknya dalam aksi ini nampak salah satu massa mengenakan kaus putih dan celana jeans biru robek melakukan aksi debus.

Dia terlihat menusukkan besi panjang ke bagian pipi hingga tembus. Pria itu juga menusuk kedua lubang hidungnya dengan paku yang cukup panjang hingga masuk ke dalam.

Dia juga melumuri pakaiannya yang putih dengan cairan merah menyerupai darah. Tangannya menggenggam sebuah botol dengan tulisan BBM sebagai simbol kenaikan harga yang semakin menyulitkan masyarakat.

Dalam tuntutannya massa menilai kenaikan BBM bersubsidi hanya menambah penderitaan masyarakat khususnya bagi pengemudi ojek online .

Disisi lain tarif bagi pengemudi ojek online semakin kecil akibat tidak adanya regulasi pemerintah.

Atas dasar itu massa mengeluarkan tiga tuntutan utama yakni:

1. Rasionalisasi tarif ojek online nasional atas dampak kenaikan BBM

2. Pemerintah harus mempercepat terwujudnya payung hukum bagi profesi ojek online .

3. Biaya sewa aplikasi ojek online maksimal 1096 untuk semua aplikator.***