redaksiutama.comJakarta, CNBC Indonesia – Setelah kematian Ratu Elizabeth II, putra sulungnya Pangeran Charles otomatis naik takhta menjadi Raja Inggris. Lalu, apa gelar yang akan disandang Camilla, istri Charles?

Camilla menikah dengan Pangeran Charles ada 2005. Meski menikahi pangeran yang mewarisi takhta kerajaan, dia tidak akan menjadi Ratu karena takhta hanya dapat diwariskan dan tidak dapat diambil oleh anggota yang menikah dengan keluarga kerajaan.

Namun, awal tahun ini Ratu Elizabeth II mengumumkan bahwa dia memiliki “keinginan tulus” agar Duchess of Cornwall diberikan gelar sebagai Permaisuri, atau Queen Consort dalam Bahasa Inggris, ketika Pangeran Charles menjadi raja.

Mengutip BBC, “Queen Consort” mengacu pada pasangan raja yang berkuasa. Gelar ini juga berarti bahwa Camilla akan dipanggil “Permaisuri Camilla” sebagai gelar di masa depannya.

Meski begitu, ada praktik yang berbeda untuk pasangan ratu yang berkuasa. Ini terjadi pada suami Ratu Elizabeth, yakni Pangeran Philip, serta suami Ratu Victoria, yakni Pangeran Albert. Baik Pangeran Philip dan Pangeran Albert tidak mendapat gelar raja, melainkan hanya Prince Consort.

Keinginan Ratu Elizabeth agar Camilla kelak bergelar Queen Consort cukup mengagetkan. Ini karena sebelumnya banyak pihak berspekulasi bahwa perempuan yang bergelar Duchess of Cornwall tersebut tidak akan pernah menjadi ratu karena tidak cukup disukai publik.

Camilla hanya menerima gelar yang lebih rendah sebagai Princess Consort ketika dia menikah dengan Pangeran Charles pada tahun 2005. Pada saat itu, ada anggapan bahwa publik terlalu memusuhi Camilla setelah kematian istri pertama Charles, Putri Diana, pada tahun 1997.

Charles dan Camilla sendiri sama-sama berstatus duda dan janda ketika mereka menikah pada 2005 dalam pernikahan sipil. Charles sebelumnya pernah menikah dengan Putri Diana tetapi mereka bercerai pada tahun 1996, setahun sebelum Putri Diana meninggal dalam kecelakaan mobil di Paris.