PPM School of Management dan Triputra Energi Adakan Kompetisi Kasus Bisnis

PPM School of Management dan Triputra Energi Adakan Kompetisi Kasus Bisnis

Demi keberlanjutan pelaksanaan misi untuk memajukan pendidikan manajemen di Indonesia, lembaga pendidikan ini aktif mengadakan kompetisi bisnis. Terbaru, PPM School of Management (PPM SoM) kembali mengadakan kompetisi  ‘PPM Business Case Competition (BCC)’ secara virtual.

Hingga sekarang, PPM SoM telah konsisten melaksanakan kompetisi nasional i selama 13 tahun. Berkolaborasi dengan PT Triputra Energi Megatara (TEM) kompetisi 2022 mengangkat kasus bisnis dengan tema ‘Fighting the Conventional : Pursuing Growth in Biodiesel Industry’.

Kepedulian PPM SoM terhadap kemajuan pendidikan, terutama pendidikan manajemen; tidak hanya berfokus pada konsep namun juga berorientasi praktikal. Bersama dengan mitra kolaborasinya pada tahun ini, TEM  yang bergerak di industri energi, kembali berhasil melaksanakan kompetisi bisnis dengan topik pembahasan serta pemecahan kasus. Melalui kolaborasi yang dilakukan, PPM SoM dan TEM berupaya untuk memperkenalkan lebih jauh  industri biodiesel yang pada era terkini berkembang pesat di Indonesia.

Kasus bisnis yang diangkat dalam PPM BCC adalah dari permasalahan nyata yang dihadapi oleh Triputra Energi Megatara. Menggunakan gaya penulisan Harvard-style Business Case, kasus yang digunakan dalam kompetisi ini disusun oleh tim penulis kasus profesional dari PPM SoM,” jelas Dr. Pepey Riawati Kurnia, M.M., CPM, CAC, CODP. – Plt. Ketua PPM School of Management dalam keterangan resminya di Jakarta (27/8/2022).

Penulisan kasus ini dikoordinasikan secara langsung oleh Research Center and Case Clearing House (RC-CCH), sebuah divisi strategis PPM SoM yang sudah rutin menjadi pionir dalam tugas riset dan penulisan kasus bisnis. Kasus yang disusun ini tidak diciptakan hanya untuk pengembangan internal semata, namun juga untuk pengembangan pendidikan manajemen dalam lingkup nasional serta regional.

Melalui RC-CCH, PPM School of Management telah banyak menghasilkan kasus bisnis yang bercita rasa lokal, namun tetap mengacu pada perubahan yang terjadi di dunia bisnis global. Kasus bisnis tersebut selanjutnya dimanfaatkan sebagai bahan ajar baik dalam ranah pendidikan formal, maupun dalam beragam pelatihan manajemen yang juga dimanfaatkan oleh entitas pendidikan manajemen lainnya di skala nasional hingga internasional.

Dalam ajang ini, mahasiswa tingkat S1/D4 dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia berkesempatan untuk menggunakan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang telah mereka terima sepanjang studi untuk berkompetisi dalam kualitas analisis, sintesis serta presentasi kasus bisnis yang belum pernah dipublikasikan.

Melalui platform online, puncak dari The 13th PPM Business Case Competition resmi terlaksana pada Kamis, 28 Agustus 2022. Setelah melalui proses seleksi awal, 12 tim finalis yang terpilih kemudian beradu argumen, pandangan, serta pendapat mereka atas solusi yang telah mereka susun di hadapan dewan juri dan perwakilan dari Triputra Energi Megatara dan Triputra Group, untuk mempertahankan ide pemecahan kasus yang telah peserta usung.

Sehari sebelum pelaksanaan main event yaitu babak business pitching (25/8/2022), peserta juga telah berpartisipasi dalam kegiatan Company Visit Onsite dengan protokol kesehatan ketat yang dilaksanakan di kantor Triputra Energi Megatara. “Pada kegiatan kunjungan tersebut, para peserta diajak untuk mengenal lebih jauh terkait aktivitas serta kegiatan operasional dari TEM, sekaligus memperdalam pemahaman mereka mengenai perusahaan yang bergerak di industri biodiesel tersebut,” ungkap Oky Heryanto,  General Manager Commercial Triputra Energi Megatara.

Setelah melalui penilaian yang panjang dan mendalam, akhirnya para dewan juri yang beranggotakan dari akademisi dan praktisi menobatkan pemenang kompetisi kasus bisnis ini: juara 1 – MPV Team, Universitas Bina Nusantara, juara 2 – Ardor Team, Universitas Tarumanagara; juara 3 – Star Team, PPM School of Management   dan juara 4 – Eastern Summit, Universitas Kristen Maranatha.

Seiring dengan antusiasme yang ada, PPM SoM juga terus termotivasi untuk meningkatkan kualitas serta mengembangkan kegiatan kompetisinya sehingga dapat terus memberikan kontribusi yang optimal dalam memajukan pendidikan manajemen di Indonesia.

“Dari lomba-lomba yang pernah kami ikuti, baru kali ini mengikuti lomba yang profesional  dari awal pengumpulan paper sampai kelar final. Kami sangat menghargai bagaimana lomba ini menjunjung transparansi. Dan sangat puas sekali, meskipun online tapi semua berjalan dengan lancar tanpa gangguan apapun,” ujar peserta The 11th PPM BCC

Sementara peserta The 12th PPM BCC berujar, “Panitia profesional, pelaksanaan company visit juga sudah next level dan seru. PPM BCC memfasilitasi pesertanya dengan baik.” Hal ini diperkuat oleh pendapat peserta The 13 th PPM BCC bahwa secara teknis maupun informasi terkait kompetisi dan kegiatannya sudah tersampaikan dengan baik. Konsep rangkaian acaranya dari awal seleksi sampai pelaksanaan finalnya juga asik, tertata rapi, dan bagus dari panitia.

Swa.co.id


Artikel ini bersumber dari swa.co.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!