redaksiutama.comRatu Elizabeth II meninggal dunia di Istana Balmoral, Skotlandia pada usia 96 tahun. Ungkapan duka turut mengalir dari berbagai negara mengiringi kepergian Sang Ratu Inggris itu.

Begitu Ratu Elizabeth II meninggal, takhta langsung dipegang oleh penerus, Charles, tanpa upacara. Raja Charles III, mengatakan berpulangnya sang ibu tercinta adalah “momen kesedihan yang sangat mendalam” bagi dirinya dan bagi keluarganya.

Pada Jumat (09/09), Charles secara resmi akan diangkat sebagai Raja oleh Dewan Penobatan di Istana St James’s, London. Telah dipastikan ia akan disebut Raja Charles III dan dalam beberapa hari mendatang ia akan diproklamirkan sebagai raja baru.

Meski demikian, perlu diketahui bahwa Ratu Elizabeth II adalah ratu dengan masa pemerintahan terpanjang dalam sejarah Monarki Britania Raya. Masa pemerintahannya berlangsung selama 70 tahun, mengalahkan nenek buyutnya, Ratu Victoria yang memerintah selama 63 tahun.

Selain itu dirinya juga menjabat sebagai ratu monarki konstitusional dari 16 negara berdaulat atau yang dikenal sebagai alam persemakmuran dan teritori beserta dependensinya. Tidak berhenti di sana Ratu Elizabeth II merupakan ketua dari 54 anggota negara-negara persemakmuran dan juga Gubernur Agung Gereja Inggris.

Lantas negara mana saja yang pernah dipimpin secara langsung oleh Ratu Elizabeth II?Diketahui bahwa Ratu Elizabeth II juga sempat memimpin sebagai kepala negara di 14 negara ini, seperti halnya Britania Raya.

Negara-negara itu yang dipimpin Ratu Elizabeth itu antara lain Australia, Antigua dan Barbuda, Bahama, Belize, Kanada, Grenada, Jamaika, Papua Nugini, St Christopher dan Nevis, St Lucia, St Vincent dan Grenadines, Selandia Baru, Kepulauan Solomon dan Tuvalu.