redaksiutama.com – Alumni tiga perguruan tinggi di Indonesia, yaitu Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Bandung (ITB), bisa menikmati diskon tarif kereta api sebesar 10 persen.

Diskon tarif yang diberikan ini hanya berlaku untuk perjalanan kereta api jarak jauh dan menengah, baik kelas ekonomi, bisnis, maupun eksekutif.

Selain kereta api jarak jauh dan menengah, seperti kereta api komuter, kereta api tarif khusus, kereta api tarif promosi, kereta luxury, imperial, priority, dan kereta api wisata lainnya, potongan tarif tiket tersebut tidak bisa digunakan.

Cara klaim diskon tiket KA untuk alumni UNS, UGM, dan ITB

Untuk mendapatkan diskon tarif kereta api jarak jauh dan menengah, alumni UNS, UGM, dan ITB harus melakukan registrasi pencatatan hak diskon tarif terlebih dahulu.

Dilansir dari informasi resmi KAI, pencatatan hak diskon tarif alumni UNS, UGM, dan ITB, memerlukan kartu anggota alumni atau kartu anggota digital yang tercantum nomor keanggotaannya/ijazah.

Registrasi pencatatan hak reduksi dilakukan di customer service (CS) stasiun, dengan melampirkan kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu bukti diri sebagai alumni.

Setelah melakukan registrasi di CS, calon pengguna harus mengunduh dan mengaktifkan aplikasi KAI Access. Sebab, reduksi tiket hanya bisa dipakai melalui aplikasi KAI Access, dan tidak bisa diberikan lewat pembelian tiket di loket stasiun.

Anda dapat melakukan registrasi akun di aplikasi KAI Access menggunakan NIK sesuai dengan yang terdaftar di CS.

Jika proses registrasi hak reduksi berhasil, pilihan diskon tarif secara otomatis akan tersediaa di aplikasi KAI Access, dan bisa digunakan saat pembelian tiket kereta api antar kota.

Untuk diketahui, diskon tiket kereta api ini hanya berlaku secara pribadi dan tidak berlaku untuk keluarga dosen, tenaga kependidikan, maupun alumni UNS.

Pada kereta api yang sama, satu penumpang hanya berhak atas satu tiket dengan potongan harga sebesar 10 persen.